Diabetes Tipe 2 – Bukti Bahwa Daging Merah Memicu Diabetes Gestational (Diabetes Saat Hamil)

Pada bulan Maret 2017, studi yang di lakukan oleh European Journal of Nutrition menunjukkan, membatasi jumlah konsumi daging merah bisa membantu menurunkan risiko diabetes berkembang selama proses hamil, juga dikenal sebagai Diabetes Gestational.

Diabetes Gestational

Hasil Penelitian Diabetes

Para peneliti di University of Navarra di Pamplona dan beberapa lembaga lainnya di Spanyol membandingkan 3298 wanita sehat, yang setidaknya hamil satu kali di antara tahun 1999 – 2012. Para peserta menjawab kuesioner tentang diet yang mencakup pertanyaan tentang daging merah dan daging olahan. Dan diabetes gestasional didiagnosis sebanyak 172 kasus.

Seorang ibu yang mengkonsumsi daging merah atau daging olahan dalam jumlah banyak memiliki resiko dua kali lebih besar terkena diabetes selama proses kehamilan mereka jika di bandingkan dengan sebagian orang-orang yang mengkonsumsi dengan jumlah yang sedikit.

Asupan zat besi juga berkaitkan dengan meningkatnya resiko, meskipun zat besi berasal dari konsumsi daging. Suplemen zat besi tidak beresiko berkembangnya diabetes selama proses hamil. Para ilmuwan menyimpulkan daging merah dan olahan, meningkatkan resiko diabetes gestasional.

Zat besi merupakan nutrisi penting untuk ibu hamil untuk meningkatkan suplai darah yang di alirkan juga ke janin.

  • Pada masa akhir kehamilan, sekitar 600 sampai 700 ml darah mengalir melalui plasenta.
  • Antara minggu ke-24 dan ke-29 kehamilan, darah mengalir melalui tali pusat antara ibu dan bayi pada tingkat sekitar 443 ml / menit.

Menurut National Institutes of Health di Amerika Serikat, wanita hamil perlu mengambil 27 mg zat besi per hari untuk kesehatan ibu dan bayi.

Beberapa sumber nabati yang kaya akan zat besi seperti kacang-kacangan, biji-bijian, dan sayuran berdaun hijau.

  1. Dua cangkir bayam mentah, dengan hanya 14 kalori, memiliki 1,6 mg zat besi.
  1. Dua cangkir daun kale, dengan 66 kalori, memiliki 2,2 mg.
  1. Satu cangkir kacang lentil mengandung 230 kalori, mengandung 6,6 mg besi, atau sekitar 25% dari kebutuhan wanita hamil per hari. Jika itu terdengar banyak kalori, ingat dalam 214 gram daging steak dengan 4.0 gr besi, mengandung 250 kalori.

Minuman sehat yang juga merupakan sumber zat besi yaitu, secangkir susu kedelai, 135 kalori, memiliki 1,6 mg zat besi. Susu almond, hanya dengan 60 kalori per cangkir, menyediakan 0,7 mg zat besi.

Sering kali dokter kandungan memberi resep vitamin prenatal dengan kandung zat besi. Jadi tidak perlu mengkonsumsi daging merah atau daging olahan, jika begitu banyak pilihan sehat yan kaya akan zat besi.

Anda tidak harus hidup dengan penyakit diabetes tipe 2. Anda dapat membuat perubahan sederhana untuk rutinitas harian Anda dan turunkan berat badan dan kadar gula darah Anda. Semakin lama Anda melakukannya, semakin mudah untuk mendapatkan tubuh yang sehat.

Mencegah

berbagi ke teman...Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterFlattr the authorPrint this page

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com