Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi) - Akar Segala Penyakit

Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi) – Akar Segala Penyakit

Pengertian Hipertensi

Hipertensi atau Tekanan Darah Tinggi merupakan suatu keadaan ketika tekanan darah di pembuluh darah meningkat secara kronis. Hal tersebut dapat terjadi karena jantung bekerja lebih keras memompa darah untuk memenuhi kebutuhan oksigen dan nutrisi tubuh. Jika dibiarkan, penyakit ini dapat mengganggu fungsi organ-organ lain, terutama organ-organ vital seperti jantung dan ginjal. Karena hal tersebut, penyakit hipertensi menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia.

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) pada tahun 2013 menunjukan bahwa jumlah penderita hipertensi di Indonesia dengan usia 18 tahun ke atas sebesar 25,8 persen, tertinggi di Bangka Belitung (30,9%), diikuti Kalimantan Selatan (30,8%), Kalimantan Timur (29,6%) dan Jawa Barat (29,4%). Jumlah penderita hpertensi yang berjenis kelamin perempuan lebih banyak 6% dari jumlah penderita yang berjenis kelamin laki laki. Namun yang mampu didiagnosis oleh tenaga kerja kesehatan hanya sekitar 9,4% dari seluruh jumlah penduduk Indonesia.

Mengukur Tekanan Darah

Tekanan darah merujuk kepada tekanan yang dialami darah pada pembuluh arteri darah ketika darah dipompa oleh jantung ke seluruh tubuh. Pengukuran tekanan darah dalam takaran merkuri per milimeter (mmHG) dan dicatat dalam dua bilangan, yaitu tekanan sistolik dan diastolik. Tekanan sistolik (bagian atas) adalah tekanan darah saat jantung berdetak memompa darah keluar. Sedangkan tekanan diastolik (bagian bawah) merupakan tekanan darah saat jantung tidak berkontraksi (fase relaksasi) . Saat ini darah yang baru saja dipompa keluar jantung (tekanan sistolik), berada di pembuluh arteri dan tekanan diastolik juga menunjukkan kekuatan dinding arteri menahan laju aliran darah. Contohnya  seseorang memiliki tekanan darah  120 /80 mmHg. Nomor atas (120) menunjukkan tekanan sistolik, dan nomor bawah (80) menunjukkan tekanan diastolik.

Mengukur Tekanan Darah

Tekanan darah seseorang bervariasi berdasarkan usianya. Bayi dan anak-anak secara normal memiliki tekanan darah yang jauh lebih rendah daripada dewasa. Tekanan darah juga dipengaruhi oleh aktivitas fisik, dimana jantung akan memompa darah lebih cepat dan akan memompa lebih pelan ketika beristirahat. Jika seeorang sering memiliki tekanan darah yang lebih tinggi dari biasanya, bisa di katakan orang tersebut mengalami hipertensi. Penderita hipertensi setidaknya memiliki tekanan darah yang melebihi 140/90 mmHg saat beristirahat.

Penyebab Hipertensi

Penyebab hipertensi belum bisa dipastikan pada lebih dari 90 persen kasus yang ada. Dalam kasus di mana sama sekali tidak ada penyebab atau faktor jelas, hipertensi dikenal sebagai hipertensi primer. Sementara sisa 10 persen dari kasus yang ada, merupakan hipertensi yang di karenakan kondisi dasar tertentu disebut hipertensi sekunder. Beberapa penyebabnya misalnya, penyakit diabetes, penyakit ginjal, obat-obatan tertentu, misalnya pil kontrasepsi, analgesik atau obat pereda sakit, obat pilek, serta dekongestan, penyempitan pembuluh darah (arteri) yang mengalirkan darah ke ginjal, gangguan hormon (khususnya tiroid).

Penyebeb Hipertensi

 Beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko Anda mengalami tekanan darah tinggi.

  • Usia. Risiko menderita penyakit hipertensi meningkat seiring bertambahnya usia seseorang.
  • Faktor keturunan. Seseorang yang anggota keluarganya memiliki riwayat mengidap hipertensi memiliki risiko tinggi untuk memiliki penyakit yang sama.
  • Merokok menyebabkan penyempitan dinding arteri yang mempengaruhi tekanan darah seseorang.
  • Obesitas atau berat badan berlebih. Salah satu efek seseorang yang kelebihan berat badan adalah tekanan darahnya yang tinggi, hal itu di karenakan kolesterol dari makanan yang di konsumsi mengakibatkan penyempitan di pembuluh darah.
  • Kurang olahraga. Dengan berolah raga berarti kita melatih kinerja otot-otot jantung serta membakar kalori dan lemak yang menumpuk di dalam tubuh. Akan tetapi seseorang yang kurang olahraga hanya akan menumpuk kalori dan lemak yang menyebabkan penyempitan pembuluh darah yang mengakibatkan berbagai penyakit, salah satunya adalah hipertensi.
  • Tingkat stres yang tinggi berpotensi memicu peningkatan tekanan darah.

Gejala-gejala Hipertensi

Apa bila tekanan darah Anda sangat tinggi, ada beberapa gejala yang bisa di lihat langsung, antara lain:

  • Sakit kepala parah
  • Kelelahan atau kebingungan
  • Masalah penglihatan,
  • Nyeri dada,
  • Sulit bernafas,
  • Denyut jantung tidak teratur,
  • Adanya darah dalam urin (kemungkinan komplikasi ke ginjal),
  • Berdebar di dada, leher, atau telinga

Jika mengalami gejala-gejala tersebut , segera periksa ke dokter. Di karenakan, tekanan darah yang tidak stabil mampu menyebabkan pasien menderita krisis hipertensi, yaitu hipertensi yang dapat menyebabkan kegagalan organ seperti serangan jantung atau stroke.

Mencegah dan Mengobati Hipertensi

Mencegah HipertensiCukup banyak orang yang mengalami hipertensi tetapi tidak menyadarinya. Sehingga seseorang perlu merubah pola hidup agar penyakit hipertensi tidak menyerang tubuh. Contohnya seperti, menjaga berat badan (tinggi tubuh di kurangi 110), mengurangi makanan yang mengandung garam dan vetsin, rutin berolahraga, (berjalan cepat selama 30menit, tiap hari), membatasi minuman ber-alkohol, mengonsumsi banyak buah-buahan serta sayur-sayuran juga mengkonsumsi ikan yang mengandung Omega-3.

Ada banyak cara yang dapat di lakukan untuk menurunkan tekanan darah tinggi. salah satunya mengkonsumsi obat herbal yang bisa di racik sendiri di rumah. Misalnya buah mengkudu, kulit manggis, bawang putih, teh hijau, timun dan masih banyak lagi yang bisa membantu menurunkan tekanan darah. Ada pula beberapa obat herbal yang telah di olah menjadi obat-obatan siap minum.

Kesimpulan

Hipertensi atau Tekanan Darah Tinggi dapat menyebabkan timbulnya berbagai penyakit lain yang mungkin bisa berujung kematian bagi perderitanya. Namun, cara untuk menyembuhkannya juga sangat mudah bagi mereka yang berniat ingin sembuh. Solusinya, jaga pola makan, olahraga teratur, istirahat yang cukup, hindari rokok dan alkohol.

berbagi ke teman...Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterFlattr the authorPrint this page

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com