Kesalahan Dalam Mengonsumsi Protein

4 Kesalahan Dalam Mengonsumsi Protein

Protein dapat ditemukan pada produk hewani seperti daging, produk susu, telur dan ikan, serta produk non-hewani - kacang-kacangan, kacang-kacangan dan beberapa biji-bijian. Kesalahan Dalam Mengonsumsi ProteinProtein adalah nutrisi yang sangat vital bagi tubuh sebab berguna untuk membangun sel dan jaringan otot tubuh. Protein dapat ditemukan pada produk hewani seperti daging, produk susu, telur dan ikan, serta produk non-hewani – kacang-kacangan, kacang-kacangan dan beberapa biji-bijian. Kesalahan Dalam Mengonsumsi Protein

Meski demikian, tidak semua orang memahami aturan mengonsumsi protein dengan benar. Akibatnya, sering terjadi kesalahan yang mengakibatkan tidak optimalnya tujuan mengasup protein itu sendiri.

Inilah empat kesalahan yang paling sering terjadi dalam upaya memenuhi jumlah asupan protein,menurut ahli nutrisi Rania Batayneh, M.P.H., pemilik firma konsultasi nutrisi, Essential Nutrition For You.

1. Mengasup protein dari sumber yang sama setiap hari. Kesalahan Dalam Mengonsumsi Protein

Salah satu tujuan mengonsumsi protein adalah agar kita mendapatkan sembilan jenis asam amino esensial yang banyak ada di makanan sumber protein. Setiap sumber protein memiliki jenis asam amino, vitamin, mineral yang berbeda-beda.

Jika Anda hanya tergantung pada satu, dua, atau tiga sumber saja maka diragukan Anda bisa memenuhi kebutuhan akan sembilan jenis asam amino esensial.

Variasikan sumber protein Anda dengan mengonsumsi ikan, daging, daging unggas, telur, kacang-kacangan seperti kedelai, dan sesekali bisa mengonsumsi yogurt.

2. Tidak tahu jumlah yang dibutuhkan.

Kebutuhan protein harian setiap orang berbeda-beda tergantung pada berat badan dan aktivitasnya. Menghitung berapa kebutuhan protein harian Anda, tidaklah sulit.

Berat badan (dalam kilogram) dikalikan 0,8 jika gaya hidup Anda kurang aktif, dikalikan 1,3 jika Anda seorang yang aktif atau sedang hamil dan dikalikan 1,8 jika Anda termasuk orang yang sangat aktif.

Sangat aktif di sini contohnya adalah Anda rutin berolahraga setiap hari selama minimal satu jam dengan intensitas sedang – berat.

Kesalahan Dalam Mengonsumsi Protein3. Mengandalkan protein shake dan protein bar. Protein

Ya, keduanya memang enak dan sangat praktis. Tapi, protein shake dan protein bar, terutama yang Anda beli di luar, seringkali terlalu banyak mengandung gula. Selain itu, mereka tidak memiliki protein dalam bentuk utuh dalam jumlah yang mencukupi kebutuhan harian Anda.

“Beberapa hampir tidak lebih baik daripada candy bar (sejenis permen),” kata Batayneh. Tetap jatuhkan pilihan Anda pada makanan yang utuh dan nyata.

Yogurt, kacang mede, keju, telur rebus, tempe, susu kedelai adalah sumber protein yang baik serta kaya akan mineral, vitamin dan zat gizi lain yang diperlukan oleh tubuh Anda. Kesalahan Dalam Mengonsumsi Protein

4. Lupa mengonsumsi protein setelah beraktivitas fisik.

Setelah beraktivitas fisik berat, misalnya joging satu jam tanpa berhenti, Anda perlu mengganti karbohidrat yang hilang. Selain itu, Anda juga perlu mengasup protein.

“Saat beraktivitas fisik, terutama aktivitas fisik berat serat-serat otot bekerja dan terluka. Untuk memerbaiknya Anda perlu protein,” kata Batayneh.

Konsumsilah protein dalam kurun waktu 30 menit setelah beraktivitas. Di 30 menit pertama setelah aktivitas, tubuh Anda masih sangat reseptif.

Setelah 30 menit berlalu, akan lebih sulit memerbaiki jaringan otot. Setelah dua jam, kesempatan Anda untuk mendapatkan otot yang baik akan benar-benar hilang.

Artikel ini di kutip dari www.kompas.com

berbagi ke teman...Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterFlattr the authorPrint this page

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com