Penyakit Mata

Penyakit MataMata adalah salah satu alat indra manusia yang berfungsi sebagai indra penglihat. Mata merupakan alat indra yang kompleks. Mata adalah organ yang kerjanya terkait dengan cahaya (terang gelap), warna, dan benda yang dilihat. Mata selalu berkerja setiap saat, jadi tidak menutup kemungkinan muncul suatu penyakit mata.

Berikut ini penyakit mata yang sering terjadi :

  1. Degenerasi Makula

Degenerasi makula adalah sebuah penyakit mata yang menyerang pada bagian makula sehingga menyebabkan mata tidak bisa melihat dengan jelas atau penglihatan kabur. Makula merupakan sebuah organ kecil pada mata yang terletak dibagian belakang mata dan berfungsi untuk mengirimkan sinyal gambar dari mata ke bagian otak. Penyakit ini paling sering terjadi pada orang tua.

  1. Kelainan refraksi

Kelainan refraksi dibagi menjadi empat yaitu presbiopi atau menurunnya kemampuan akomodasi lensa, miopi atau rabun jauh, hipermetropi atau rabun dekat, dan astigmatisme atau yang dikenal dengan istilah silindris. Biasanya untuk menangani kelainan refraksi, digunakan kaca mata, lensa kontak, atau lasik.

  1. Konjungtivitis

Konjungtivitis adalah penyakit mata yang disebabkan karena adanya peradangan pada selaput mata, gejala yang timbul berupa mata merah, gatal, dan berair. Penyebab penyakit mata ini antara lain iritasi karena polusi, alergi, dan infeksi yang disebabkan oleh bakteri, virus, dan jamur.

  1. Neuritis Optik

Neuritis optik adalah penyakit karena adanya peradangan pada bagian saraf optik yang berupa kumpulan syaraf yang berfungsi untuk menghubungkan informasi dari mata ke otak. Penyakit ini pada awalnya sering ditandai dengan rasa sakit pada bagian mata dan penglihatan mengalami gangguan sementara. Penyakit ini juga berhubungan dengan penyakit lain yaitu multiple sclerosis.

  1. Pterigium

Pterigium adalah penyakit mata yang disebabkan karena adanya pertumbuhan jaringan berbentuk segitiga di lapisan membran tipis bening di bagian putih mata, hal ini disebabkan karena radiasi sinar ultraviolet, paparan matahari serta iritasi kronis yang berasal dari asap, debu, angin, atau benda-benda asing. Pterigium ringan dapat diatasi dengan penggunaan obat tetes atas petunjuk dokter, sementara jika sudah menimbulkan gejala yang berat seperti penglihatan menjadi buram, maka perlu dilakukan operasi pengangkatan.

  1. Ablasi Retina

Ablasi retina adalah sebuah kondisi yang menyebabkan lapisan penting dari jaringan pada retina mengalami penurunan sehingga posisinya lebih kebawah atau menarik ke dalam yang menyebabkan gangguan untuk pembuluh darah di daerah ini. Kondisi ini akan menyebabkan retina mengalami kekurangan oksigen sehingga bisa menyebabkan kebutaan.

  1. Katarak

Katarak adalah penyakit mata yang disebabkan oleh lensa mata yang keruh sehingga masuknya cahaya pada retina jadi terhalang, katarak umumnya disebabkan karena proses penuaan. Tetapi, beberapa faktor seperti paparan sinar ultraviolet, penggunaan obat-obatan seperti steroid dan diabetes juga dapat meningkatkan risiko katarak. katarak merupakan penyakit mata penyebab kebutaan pertama di Indonesia, untuk mengatasinya, perlu dilakukan operasi mata guna mengangkat lensa berkabut yang sudah tua dan menggantinya dengan implantasi lensa plastik baru.

  1. Penyakit Graves

Penyakit graves adalah sebuah kondisi yang menyebabkan adanya gangguan sistem kekebalan tubuh karena tubuh menghasilkan terlalu banyak hormon tiroid. Hormon tiroid adalah hormon yang bisa mempengaruhi semua sistem dalam kesehatan tubuh dengan berbagai cara yang berbeda. Penyakit ini bisa terjadi pada perempuan dan biasanya menyerang saat belum berumur kurang dari 40 tahun.

  1. Glaukoma

Glaukoma adalah penyakit mata yang disebabkan oleh peningkatan tekanan di bola mata, pada awalnya penyakit ini biasanya tidak menimbulkan gejala. Namun penglihatan perlahan menurun dan luas pandang menjadi semakin menyempit. Glaukoma ringan bisa diatasi dengan penggunaan obat tetes dengan petunjuk dokter, sedangkan glaukoma berat memerlukan tindakan operasi. Penyakit mata ini merupakan penyebab kebutaan kedua di Indonesia.

  1. Mata Juling (Strabismus)

Strabismus adalah sebuah kondisi yang menggambarkan bahwa mata tidak bisa melihat dengan baik. Bola mata bisa melihat ke arah kanan atau kiri sehingga menyebabkan pandangan mata yang sebenarnya lurus tapi tidak bisa terjadi dengan baik. Penyakit ini bisa terjadi pada semua orang dan termasuk untuk anak-anak maupun orang dewasa.

  1. Mata Bintitan

Mata bintitan adalah salah satu jenis penyakit yang menyerang bagian mata yang sangat mengganggu, namun biasanya tidak berlangsung lama. Mata bintitan biasanya ditandai dengan munculnya bintitan seperti bisul, namun terjadi biasanya di sekitar kelopak mata.

  1. Keratitis

Jenis penyakit mata yang menyerang pada bagian kornea mata yang dapat disebabkan oleh virus, jamur, dan bakteri. Ciri ciri penyakit ini adalah adanya bintik bintik putih pada mata. Solusi satu satunya penyakit ini adalah dengan melakukan cangkok pada mata. Penyakit ini salah satu jenis penyakit pada mata yang cukup berbahaya bagi para penderitanya.

  1. Buta Warna

Buta warna terjadi ketika para penderitanya tidak dapat lagi membedakan berbagai warna yang ada di sekelilingnya. Biasanya warna yang dapat di lihat adalah hitam, abu abu dan putih. Penyakit ini umumnya adalah jenis penyakit keturunan.

Setiap organ di dalam tubuh, bisa terserang penyakit yang mungkin tidak kita tahu cara penanganan ataupun gelajanya. Setidak jika terjadi keanehan dengan organ di dalam tubuh, segeralah memeriksaan diri ke rumah sakit ataupun ke dokter yang anda percayai, agar dapat penanganan yang benar.

Mencegah

berbagi ke teman...Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterFlattr the authorPrint this page

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com